Hoaks Masa Lalu yang Bikin Anak 90-an Tobat dan Berbakti Pada Orang Tua




Zaman 90-an dan 2000-an awal tentunya teknologi yang berkembang saat itu belum secanggih sekarang. Jadi nggak heran jika ada cerita-cerita viral yang bikin heboh tapi belum terbukti keasliannya.

Karena wujudnya yang disturbing, maka nggak heran jika gambar-gambar ini sukses membuat anak 90-an bertaubat.

1. Seorang perempuan dikutuk menjadi ikan pari karena perbuatannya yang tidak baik

Credit: Tribunnews Bali

Bagi yang sekolah pada tahun 2000-an pastinya nggak asing dengan azab ikan pari karena durhaka pada orang tua. Cerita itu disampaikan melalui salah satu akun YouTube dan menjadi viral dikalangan anak-anak pada kala itu.
Karena wujud ikan pari yang kebetulan memang mirip wajah manusia maka banyak orang yang percaya terhadap cerita tersebut. Namun setelah diteliti lebih lanjut hewan itu merupakan Shovelnose Guitarfish yakni salah satu jenis pari yang memiliki bagian bawah layaknya wajah manusia. Jadi sebenarnya itu normal ya

2. Anak yang dikutuk menjadi hewan berkepala manusia

Credit: YouTube

Karena gambarnya yang tidak jelas maka banyak muncul versi hewan mulai dari singa, buaya hingga rubah berkepala manusia. Menurut kominfo.go.id hal ini merupakan info sesat semata karena mahluk yang ditampilkan memang manusia.  Video itu merupakan cuplikan dari video lawas dokumentasi salah satu atraksi reguler Mumtaz Begum di Kebun Binatang Karachi di Pakistan.

Wanita tersebut memang dimodifikasi sedemikian rupa untuk memerankan Mumtaz Begum yakni makhluk mitos rubah berkepala manusia di Pakistan. Atraksi ini sudah berjalan puluhan tahun dan kerap berganti-ganti pemeran.

3. Anak yang dikutuk menjadi tikus jadi-jadian karena telah durhaka yang banting Al-Qur’an

Credit: YouTube

Foto yang disebarkan sebagai bahan informasi nggak jelas ini sebenarnya adalah sebuah karya patung “Leather Landscape” oleh seniman seni rupa, Patricia Piccinini pada tahun 2003. Kabar burung ini berawal dari koran atau situs berbahasa Arab yang menyebarkan narasi bahwa tikus jadi-jadian tersebut adalah perempuan yang durhaka dan melempar Al-Qur’an.

Berita mengenai kutukan ini sangat melegenda hingga sampai ke Indonesia, fotonya pun tersebar banyak di internet. Sisi positifnya, anak-anak pada kala itu menjadi takut durhaka serta lebih menghargai kitab suci.

Caption by Hipwee

0 komentar:

Post a Comment