Suara Dengkuran Burung Kolibri Saat Tidur



Ternyata tidak hanya manusia yang bisa tidur dan mendengkur. Burung kecil ini yang digadang-gadang sejenis kolibri juga bisa mendengkur lho.

Dilansir dari huffingtonpost, burung yang satu ini memang sengaja dibuat tidur karena para ilmuwan sedang memeriksa berapa banyak kadar oksigen saat si burung bernapas. Selain itu para ilmuwan juga penasaran nih, tentang metabolisme pada kolibri dengan spesies lain yang lebih besar.

Tapi apa benar si burung ini sedang mendengkur? Rupa-rupanya kolibri ini mendengkur untuk menghangatkan badannya. Karena ukurannya yang kecil, maka burung ini banyak kehilangan panas tubuh. Dengan mendengkur, maka ia akan mendapat panas tubuhnya kembali.

Credit: YouTube/Tim Forrester

Suara yang bising ini juga membuat kolibri bisa menghirup oksigen dalam jumlah yang besar. Ternyata, cara mendengkur mereka berbeda dengan manusia ya? Kalau manusia mendengkur saat tidur karena pernapasan terganggu. Si burung malah mendengkur karena ingin menghirup oksigen lebih banyak.

Caption by Fimela

Bayi Geregetan Pada Fitur di Tubuh Ayahnya


Meski belum bisa bicara, bayi sudah bisa merasakan berbagai jenis emosi. Macam-macam emosi ini jadi bagian alami dalam perkembangan bayi. Mulai dari rasa senang, kesal, sedih, bingung, semangat, hingga gemas atau geregetan! Misalnya saat ditunjukkan mainan baru atau melihat ibu (baca: sosok yang jadi favoritnya!) datang.

Namun apakah Anda kerap mendapati tubuh si kecil sampai gemetar saat ia sedang gemas atau geregetan? Meski tampak lucu, tapi normal enggak, ya?

Tubuh gemetar bayi saat merasa gemas atau geregetan, merupakan hal yang normal. Namun, mengutip Made for Mums, tidak ada penyebab pasti kenapa bayi suka gemetar saat gemas atau geregetan. Para ahli menduga kondisi ini berhubungan dengan sistem saraf bayi yang belum matang dan mengirimkan terlalu banyak impuls listrik ke otot sehingga tubuhnya bergetar!
Credit: Hipwee

Selain itu, melansir laman Raisingchildren net au, perilaku Si Kecil suka menggigit, mencubit, dan menarik rambut seseorang merupakan caranya untuk bereksperimen dan mengenal dunia di sekitarnya. Untuk bayi, kegemarannya menggigit, mencubit, dan menarik rambut seseorang yang ada di dekatnya ini bisa dibilang sebagai caranya belajar sebab dan akibat. Ini biasanya terjadi saat bayi berusia 6-12 bulan. Misalnya, Si Kecil menggigit pipi Anda, kemudian ia ingin melihat bagaimana reaksi Anda saat digigit. Bila Anda malah tertawa atau menjadikan ini sebagai sebuah permainan, bayi Anda akan mencoba melakukannya lagi dan ingin melihat apakah reaksi Anda masih sama dengan sebelumnya. Bila Anda marah, mungkin ia akan terkejut, namun tak berarti bahwa ia kapok untuk melakukan hal tersebut lagi.

Berang-Berang Laut Punya Batu Favorit


Makanan favorit berang-berang laut adalah kerang, bulu babi, atau kepiting.

Nah, berang-berang laut biasanya menggunakan batu untuk membantu membuka cangkang kerang yang keras. Batu ini ia letakkan di perutnya.

Saat memukul-mukul makanannya ini, akan ada suara seperti si berang-berang laut sedang bertepuk tangan, teman-teman.

Oh iya, apa berang-berang laut selalu membawa batu favoritnya ke mana-mana?

Berang-berang laut memang suka membawa batu kesukaannya ke mana-mana, nih.

Batu favorit berang-berang laut itu adalah alat penting untuknya membuka cangkang makanan yang keras.

Di mana berang-berang laut bisa membawa batu selagi berenang, ya?

Rupanya, berang-berang laut memiliki dua kantung yang luas di bawah masing-masing ketiaknya, teman-teman.

Kantung di bawah ketiak berang-berang laut itu berfungsi sebagai wadah makanan yang dikumpulkannya selama berburu di bawah air. Hihi..

Nah, batu favorit berang-berang laut juga disimpan di kantung itu, teman-teman.

Credit: Smithsonian Magazine

Nantinya saat ia ke permukaan, ia akan berenang dengan posisi punggung menghadap ke air dan meletakkan batu di perutnya untuk membuka cangkang kerang.

Kadang-kadang ia juga menepi untuk memukulkan cangkang makanan yang keras ke batu di tepian, lo.

Menggemaskan sekali, ya!

Caption by Bobo

Knickers, Sapi Raksasa yang Dagingnya Bisa Dibuat 4000 Hamburger


Sebuah anomali alam tampak terjadi di sebuah peternakan di dekat Kota Perth di Australia, di mana seekor sapi raksasa hidup dan menjadi fenomena yang begitu unik.

Dilansir dari VICE Australia, seekor sapi bernama Knickers kabarnya memiliki kondisi fisik yang terbilang langka, yakni dengan ukuran tubuh besar dengan tinggi mencapai 194 centimeter.

Yap, karena tubuh raksasa dan tinggi badan yang melampaui pemain NBA Stephen Curry itu, terdapat fakta menarik dari kisah hidup si lembu jantan, yakni nggak ada rumah jagal yang berani membelinya untuk disembelih.

Seperti dikutip dari ABC Australia, Knickers kabarnya bisa dijadikan 4.000 potong burger apabila disembelih.

Ya tapi kalo itu berhasil disembelih yaa. Sebab, menurut cerita Geoff Pearson selaku pemilik Knickers, lembunya itu telah ditolak oleh setiap rumah penyembelihan di sebuah acara lelang.

Credit: The Dodo

Mereka mengatakan, jangankan untuk disembelih, untuk masuk ke rumah pemotongan hewan pun kayaknya nggak bisa lantaran badan Knickers yang kelewat besar.

"Bobot Knickers terlalu berat. Saya nggak bisa menyerahkannya ke rumah pemotongan hewan," kata Geoff kepada Perth Now.

Nah, beruntung untuk Knickers, lantaran kondisi tersebut pemiliknya itu pun memutuskan untuk membiarkannya hidup sampai akhir hayatnya di Lake Preston, tempat di mana Knickers lahir dan dibesarkan.

"Mendingan saya biarkan sapi ini hidup bahagia sampai akhir hidupnya. Toh dia nggak bakal melukai siapapun" ujar Geoff.

Dilansir dari VICE Australia, diketahui kegiatan Knickers sehari-harinya kini hanya berjalan-jalan di lapangan rumput.

Geoff pun memperkirakan bahwa Knickers masih bisa hidup sampai beberapa tahun ke depan.

Meski demikian, hal yang disayangkan adalah Knickers telah keburu dikebiri, sehingga dia menjadi lembu terakhir yang mewarisi gen raksasa di Australia.

Namun, Knickers diketahui bukanlah sapi bongsor tunggal yang hidup di dunia saat ini.

Sebab, masih ada sapi jantan Italia bernama Belino yang diketahui punya tinggi 203 centimeter dan telah menorehkan Guinness World Records.

Caption by Hai Online

Astronot NASA Berusaha Berjalan di Bulan


Beradaptasi dengan gravitasi rendah dalam waktu yang singkat bukanlah hal mudah.

Ada alasan ilmiah dibalik hilangnya keseimbangan para astronot saat melakukan pendaratan seperti dilansir Science Aler.

Sebab itu, NASA menyimpan rekaman astronot yang jatuh di bulan saat menjalani misi Apollo 15 dan Apollo 16.

Credit: Wikipedia

Untuk rekaman dari Apollo 15, video itu digunakan untuk mempelajari tingkat metabolisme para astronot saat mereka berjalan di berbagai medan pada permukaan bulan, termasuk medan tanjakan, turunan, dan medan yang datar.

Dengan kanta lain, rekaman ini akan membantu memahami bagaimana dan mengapa astronot jatuh saat di permukaan bulan.

Dilansir Newsweek, ketika astronot David Scott jatuh di permukaan bulan pada misi Apollo 15, para ahli menyebut hal itu karena efek gravitasi, visibilitas yang terbatas, dan kondisi permukaan bulan saat melakukan pendaratan.

Sementara itu, dalam rekaman misi Apollo 16, para ahli berhasil mempelajari dan membandingkan bagaimana gravitasi di bulan dapat memengaruhi pergerakan manusia.

Dalam misi ini, sebagian besar astronot jatuh saat mereka membungkuk untuk mengambil sesuatu.

Saat di bulan, bobot tubuh akan berkurang tapi massa tubuh tetap sama.

Hal inilah yang membuat gerakan tubuh di bulan menjadi kaku.

Jadi, saat astronot bergerak di bulan pada dasarnya mereka melakukan hal yang sangat lain seperti di Bumi.

Pada akhirnya catatan ini akan membantu kita memahami bagaimana memaksimalkan gerakan di lingkungan asing seperti bulan.

Dalam rangka mengeksplorasi ruang angkasa, seperti ke bulan atau bahkan ke Mars nantinya, menjaga kedua kaki tetap seimbang dan bertahan di permukaan adalah prioritas NASA.

Caption by Tribunnews

Coba Tebak, Ada Berapa Orang di Dalam Mobil Ini?


Pemandangan ini, terjadi di negara Republik Dominika. Sebuah video di jejaring Facebook menunjukkan seorang petugas berseragam, menghentikan sebuah mobil sedan dan menyuruh seluruh penumpangnya untuk turun.

by Mobimoto

Credit: India Times

Belangkas Menolong Temannya yang Terbalik


Belangkas termasuk hewan nokturnal yang beraktivitas pada malam hari, khususnya saat bulan pernama. Hewan purba ini biasa memakan cacing laut, kerang, dan ikan kecil.

Untuk mencari mangsanya, belangkas akan mengandalkan rambut-rambut kecil di sekitar mulutnya untuk mengais-ngais dasar laut. Menariknya hewan yang kerap dianggap mengerikan ini justru dapat menyelamatkan nyawa manusia.

Melansir Wikipedia, satwa yang memiliki tempurung keras ini hidup di perairan dangkal, yakni kawasan payau dan hutan mangrove. Tempat-tempat yang menjadi habitat asli belangkas adalah pesisir Asia Pasifik termasuk Indonesia, Asia Selatan, dan Amerika Utara bagian Tenggara.
Credit: Wikipedia
Walaupun disebut kepiting tapal kuda, namun belangkas bukanlah jenis kepiting. Mereka juga tidak memiliki antena layaknya kepiting. Belangkas termasuk chelicerata yaitu sebuah subfilum yang mencangkup arachnida. Jadi walaupun hidup di laut, belangkas masih berkerabat dengan hewan arachnida yakni laba-laba, kalajengking dan tungau. Belangkas sering disebut fosil hidup karena telah ada di bumi sekitar 200 juta tahun yang lalu sebelum munculnya dinosaurus. Satu-satunya wakil dari kelompok Xiphosurida yang masih bertahan hidup di bumi. Cetakan fosil hewan ini tidak mengalami perubahan bentuk sejak masa Devon atau sekitar 250 hingga 400 juta tahun yang lalu. Dibandingkan dengan bentuknya yang sekarang, meskipun jenisnya tidak sama.
Caption by Jeda ID

Silverback Gorilla dan Anaknya, Dengan Tenang Mengamati Ulat


Silverback bernama Shabani dan putranya Kiyomasa dengan tenang mengamati gerakan ulat. Namun, setelah terlalu dekat dengan lengannya, Shabani menyingkirkan serangga itu.

Rekaman diambil di kandang mereka di Kebun Binatang Higashiyama, Nagoya, Jepang. Shabani telah tinggal di kebun binatang itu sejak 2007, ketika ia dipisahkan dari anggota keluarganya yang lain di Kebun Binatang Taronga di Sydney, Australia, untuk membantu program breeding Higashiyama.
Credit: via dailymail.co.uk
Menjadi satu-satunya jantan dari tiga betina, primata ini memiliki dua keturunan, Kiyomasa dan Annie. Shabani terkenal akan sifatnya yang ceria dan melindungi keturunan, yang mungkin menjelaskan kenapa dia dan Kiyomasa begitu terpesona oleh ulat kecil yang memasuki kandang.
Caption diterjemahkan Bagi Kertas dari DailyMail

Ikan Sembilang Berkumpul Menjadi Makhluk Menyeramkan


Sekelompok ikan sembilang (𝘗𝘭𝘰𝘵𝘰𝘴𝘶𝘴 𝘭𝘪𝘯𝘦𝘢𝘵𝘶𝘴) di Teluk Eilat menampilkan perilaku spektakuler dimana ikan berkumpul menjadi wujud padat dan meniru hewan menyeramkan yang lebih besar untuk menakut-nakuti predator atau membingungkan mereka.

Credit: Wikipedia

Plotosus lineatus bermigrasi dari kawasan Indo-Pasifik ke Laut Mediterania, dan sejak 2019 terdaftar sebagai spesies invasif.

Dokumentasi spesial ini diambil oleh sukarelawan Nature and Parks Authority, Doron Ras.

Caption diterjemahkan Bagi Kertas dari IG @freaksonearth

Penguin Kabur dari Orca dengan Cara Lompat ke Perahu


Semua bermula ketika rombongan turis dari Kapal Zodiac Cruise menjelajah pegunungan es dengan boat. Ada 3 boat yang diisi dengan 6-7 wisatawan di dalamnya. Saat sedang asyik berlayar, turis ini disambut dengan gerombolan orca atau biasa disebut pod. Ada sekitar 3-4 ekor yang terlihat.

Selama beberapa menit, pod beratraksi ke permukaan seakan menyapa para turis yang datang. Mereka berkeliling perahu dan terus muncul ke permukaan. Namun kemudian, seekor penguin muncul ke permukaan. Penguin ini melompat keluar dari air dan diikuti oleh orca.

Rupanya, penguin ini sedang diburu oleh pod. Pemandangan ini sungguh jarang terlihat langsung oleh manusia. Gerombolan turis mulai memperhatikan pergerakan penguin yang berenang dan melompat terus menerus. Turis-turis jadi tegang dan mulai bersorak agar si penguin berhasil lolos dari sergapan pod.

Penguin tersebut adalah jenis gentoo. Mereka memiliki kaki yang pendek dan lincah di perairan. Penguin ini tak kehabisan akal untuk mengelabui pod. Penguin terus berenang agar dekat ke boat sehingga menyulitkan orca untuk menangkapnya.

Sampai akhirnya si penguin mulai kelelahan. Dengan daya terakhirnya, si penguin loncat ke salah satu boat untuk menyelamatkan diri dari kejaran orca. Sekali percobaan, penguin terpeleset di bibir boat. Loncatan kedua, seorang turis mencoba untuk menangkap penguin kalau-kalau si penguin kembali terpeleset.

Berhasil! Penguin gentoo tersebut berdiri di tengah gerombolan turis yang sibuk foto-foto. Dalam sekejap saja, si penguin jadi pusat perhatian.

Credit: Expert Vagabond via USA Today


Tahu bahwa mangsanya berada di dalam boat, pod pun berusaha mengejarnya. Selama beberapa waktu, orca-orca berenang di sekeliling perahu yang membawa penguin.

Sampai akhirnya mereka tak terlihat lagi. Penguin kecil ini pun memutuskan untuk kembali ke lautan. Para turis bersorak mengucapkan selamat tinggal. "Rasanya kami seperti melihat langsung tayangan National Geographic," celetuk salah seorang turis.

Caption by Detik

Asal Kucing Sphynx Bukan dari Mesir


Sphynx merupakan salah satu ras kucing dengan penampilan yang begitu berbeda dari kucing pada umumnya.

Saat dilihat sekilas, kucing Sphynx seolah tidak memiliki bulu sama sekali alias botak, sehingga kulit tubuhnya begitu kelihatan.

Dari namanya, tidak sedikit orang mengira bahwa kucing ini dari Mesir. Namun, faktanya kucing sphynx berasal jauh dari Mesir.

Credit: CTV News


Asal muasal kucing sphynx adalah dari Kanada, tepatnya berasal dari Toronto pada tahun 1966.

Sphynx memiliki karakteristik berupa bulunya yang botak alias tidak memiliki bulu. Karakteristik ini berasal dari mutasi genetik alamiah.

Kondisi ini terjadi sejak dia lahir dari induknya. Sejak itu, kucing sphynx terus dikembangkan hingga sekarang.

Kucing sphynx memang dikenal karena kebotakannya atau tanpa bulu. Tapi, mereka tidak benar-benar botak lho.

Kucing sphynx memiliki bulu yang sangat tipis pada tubuhnya. Karena bulunya sangat tipis, maka hanya bisa dirasakan dengan sentuhan.

Meski tampak botak, kucing sphynx memiliki ragam warna. Variasi tersebut tentu bukan berasal dari warna bulunya, melainkan terdapat pada pigmen kulitnya.

Selain warnanya, polanya pada tubuh kucing sphynx juga bisa beragam. Jadi, tampilan kucing sphynx tidak begitu monoton.

Caption by Kompas

Penguin Kaisar Bawa Anak di Kakinya


Dalam beberapa minggu pertama kehidupannya, anak Penguin Kaisar berjalan-jalan dengan cara nyelip di kantong induk mereka, namun seiring bertambahnya usia, ada saatnya bagi mereka untuk berdiri dengan kedua kaki mereka sendiri.

Caption & video by YouTube/BBC

Credit: The New York Times

Maling Motor di Trenggalek Sempat-Sempatnya Masak Nugget di Rumah Korban


Ada-ada saja ulah maling motor di Trenggalek. Sebab, sebelum membawa kabur motor korban pelaku masih sempat-sempatnya menggoreng nugget di dapur rumah korbannya.


Aksi pencurian kendaraan sepeda motor (curanmor) tersebut terjadi di di Dusun Guyang Gajah, Desa Kamulan, Kecamatan Durenan, Trenggalek. Maling tersebut beraksi di rumah Haichal Maghriza Yusufa.

Menurut Haichal, pencurian itu pertama kali diketahui oleh oleh ibu dan adiknya. Saat itu mereka melihat pintu rumah belakang yang digunakan untuk ruang tamu, dapur dan memarkir motor terbuka.

Saat diperiksa, jendela rumah juga rusak akibat dicongkel. Tak hanya itu, motor yang diparkir di dalam rumah tersebut juga raib. Ia menduga pelaku beraksi pada malam hari di rumah belakang tersebut.

Haichal menjelaskan rumah belakang itu memang tidak ditempati. Karena ia dan keluarganya tinggal di rumah bagian depan. Yang mengejutkan, di rumah belakang tersebut, maling diduga sempat memasak nugget.

Ini karena saat di dalam rumah belakang ditemukan sutil dan mangkok sisa memasak. Obeng milik pelaku yang diduga untuk mencongkel jendela juga tertinggal.

"Rumah belakang terbuka lantas ibu berteriak, motornya tidak ada. Di meja ada sutil sama mangkok. Setelah dicek kembali ternyata pencuri itu sempat menggoreng nugget di dalam kulkas, bekas tempat makannya ditaruh di meja," kata Haichal.

Haichal menambahkan, selain menggondol motor dengan mencopot pelat nomor, pelaku juga diketahui mengambil sejumlah uang yang ada di atas meja. Aksi pencurian itu selanjutnya dilaporkan ke ke Polsek Durenan.

Polisi yang mendapat laporan kemudian melakukan olah TKP untuk penyelidikan. Namun tak lama, polisi mendapat informasi bahwa motor yang hilang ditemukan di depan mushola Desa Notorejo, Kecamatan Gondang, Tulungagung.

Kapolsek Durenan AKP Panut saat dikonfirmasi menuturkan motor milik korban ditemukan oleh warga setempat. Setelah mendapat informasi itu, motor kemudian diamankan.

"Ada warga yang menginformasikan jika sepeda motor yang diduga milik korban terparkir di musala sejak pagi. Saat ini anggota kami sedang menjemput kendaraan tersebut," kata Panut.

Caption by Detik13 Feb 2023

Hoaks Masa Lalu yang Bikin Anak 90-an Tobat dan Berbakti Pada Orang Tua




Zaman 90-an dan 2000-an awal tentunya teknologi yang berkembang saat itu belum secanggih sekarang. Jadi nggak heran jika ada cerita-cerita viral yang bikin heboh tapi belum terbukti keasliannya.

Karena wujudnya yang disturbing, maka nggak heran jika gambar-gambar ini sukses membuat anak 90-an bertaubat.

1. Seorang perempuan dikutuk menjadi ikan pari karena perbuatannya yang tidak baik

Credit: Tribunnews Bali

Bagi yang sekolah pada tahun 2000-an pastinya nggak asing dengan azab ikan pari karena durhaka pada orang tua. Cerita itu disampaikan melalui salah satu akun YouTube dan menjadi viral dikalangan anak-anak pada kala itu.
Karena wujud ikan pari yang kebetulan memang mirip wajah manusia maka banyak orang yang percaya terhadap cerita tersebut. Namun setelah diteliti lebih lanjut hewan itu merupakan Shovelnose Guitarfish yakni salah satu jenis pari yang memiliki bagian bawah layaknya wajah manusia. Jadi sebenarnya itu normal ya

2. Anak yang dikutuk menjadi hewan berkepala manusia

Credit: YouTube

Karena gambarnya yang tidak jelas maka banyak muncul versi hewan mulai dari singa, buaya hingga rubah berkepala manusia. Menurut kominfo.go.id hal ini merupakan info sesat semata karena mahluk yang ditampilkan memang manusia.  Video itu merupakan cuplikan dari video lawas dokumentasi salah satu atraksi reguler Mumtaz Begum di Kebun Binatang Karachi di Pakistan.

Wanita tersebut memang dimodifikasi sedemikian rupa untuk memerankan Mumtaz Begum yakni makhluk mitos rubah berkepala manusia di Pakistan. Atraksi ini sudah berjalan puluhan tahun dan kerap berganti-ganti pemeran.

3. Anak yang dikutuk menjadi tikus jadi-jadian karena telah durhaka yang banting Al-Qur’an

Credit: YouTube

Foto yang disebarkan sebagai bahan informasi nggak jelas ini sebenarnya adalah sebuah karya patung “Leather Landscape” oleh seniman seni rupa, Patricia Piccinini pada tahun 2003. Kabar burung ini berawal dari koran atau situs berbahasa Arab yang menyebarkan narasi bahwa tikus jadi-jadian tersebut adalah perempuan yang durhaka dan melempar Al-Qur’an.

Berita mengenai kutukan ini sangat melegenda hingga sampai ke Indonesia, fotonya pun tersebar banyak di internet. Sisi positifnya, anak-anak pada kala itu menjadi takut durhaka serta lebih menghargai kitab suci.

Caption by Hipwee

Kamu Tidak Bisa Menentukan Kemana Kepala Ini Berputar. Kiri atau Kanan?


Sebuah postingan menujukkan sebuah video kepala yang sedang berputar. Uniknya, kita tidak benar-benar bisa mengetahui kemana arah kepala ini berputar.


Ilusi kepala berputar (credit: Twitter)

Bagi kamu yang sudah menonton, coba tebak kemana arah kepala ini berputar.

Seperti Inilah Bentuk Batu Obsidian



Batu obsidian adalah kaca vulkanik alami berupa batuan beku ekstrusif. Batu ini terbentuk dari ekstrusi lava felsik yang mendingin dengan cepat.

Nama batu ini diambil dari nama penemunya, yakni bangsa Romawi yang bernama Obsidius yang tinggalnya di Pegunungan Vesuvius.

Batu obsidian. (credit: Wikipedia)


Obsidian dihasilkan dari lava felsic, kaya akan unsur-unsur ringan seperti silikon, oksigen, aluminium, natrium, dan kalium.

Batu vulkanik ini dihargai oleh penduduk asli Amerika selama ribuan tahun untuk membuat mata panah dan ujung tombak serta untuk berdagang dengan suku lain.

Caption by Detik

Saki Tamogami, Wanita Jepang yang Hidup dengan Rp26 Ribu Sehari, Kini Bisa Beli 3 Rumah Mewah

 


Seorang wanita di Jepang pensiun dini di usia 34 tahun. Bukan karena dipensiunkan kantor atau dipecat, tapi dia sudah memiliki kestabilan finansial, sehingga punya cukup harta untuk menghidupi diri sendiri sampai tua.

Wanita yang diketahui bernama Saki Tamogami ini memang sehari-harinya hidup sederhana dan selalu berhemat. Selama 16 tahun, dia hanya menghabiskan uang 200 yen atau sekitar Rp 26 ribu per hari. Kebiasaan itu membuat dia bisa menabung dan mempunyai dana cukup untuk pensiun di usia muda.

Bagaimana bisa Saki hidup dengan uang makan Rp 26 ribuan per hari? Seperti diberitakan Mashable, dia tidak pernah membeli baju sejak usianya 18 tahun. Baju-baju yang dipakai sehari-harinya merupakan lungsuran atau pemberian orang.

Sementara untuk makan dia biasanya memasak udon dengan sayuran, yang hanya memakan biaya 25 yen atau sekitar Rp 3.300.

"Selagi bisa mengisi perut, apa yang aku makan tidak terlalu berbeda," katanya.

Pada usia 29 tahun dia bahkan memotong rambutnya sendiri dan menjualnya untuk mendapatkan uang tambahan sebesar Rp 416 ribu.

Berkat gaya hidup serba irit, Saki bisa menumpuk pundi-pundi uang yang digunakannya untuk membeli tiga rumah, seharga total 55 juta yen atau sekitar Rp 7,3 miliar. Dia juga mendirikan kafe khusus pecinta kucing.

Rumah-rumah tersebut dibeli untuk kemudian disewakan. Dari sewa rumah, Saki bisa mendapatkan penghasilan 300 ribu yen (Rp 40 jutaan) per bulan, sehingga ia merasa tak perlu lagi bekerja setiap hari.

Saki memang punya impian bisa pensiun sebelum usianya menginjak 35 tahun. Berkat tekad kuat untuk berhemat ia pun berhasil mewujudkannya.

"Simpan tenaga dan uangmu untuk sesuatu yang kamu suka; hanya dengan begitu, baru dikatakan kamu bisa bertanggung jawab terhadap dirimu sendiri," tuturnya.

Caption by Detik

Gorilla, Primata Terbesar yang Masih Hidup di Bumi

 


Gorilla, hewan yang 98 persen DNA-nya sama dengan manusia.


Sangat wajar jika gorila terkenal karena ukurannya yang besar, karena faktanya mereka adalah primata terbesar yang masih hidup di bumi. Gorila terdiri dari 2 spesies, yaitu gorila barat (Gorilla gorilla) yang hidup di Afrika sebelah barat dan gorila timur (Gorilla beringei) yang hidup di sebelah timur.


Foto: worldwildlife.org


Kedua spesies tersebut punya ciri fisik yang sangat mirip. Live Science menyebut bahwa secara umum, gorila memiliki tinggi hingga 180 cm. Yang istimewa adalah lengannya. Seperti hewan primata pada umumnya, lengan gorila lebih panjang daripada kakinya. Bentang lengan gorila jantan bisa mencapai 2,6 meter!

Berat gorila pun gak kalah menakjubkan. Gorila yang hidup di dataran rendah memiliki berat hingga 180 kg. Sedangkan gorila pegunungan biasanya lebih berat, dengan bobot hingga lebih dari 200 kg.

Dengan ukuran yang besar, tentu gorila punya kekuatan yang besar pula. Laman Discover Wildlife menyebut bahwa kekuatan gorilla diperkirakan sekitar 4 hingga 10 kali lebih kuat daripada manusia. Kekuatan gigitan mereka pun luar biasa, yaitu sekitar 1.300 psi. Itu dua kali lebih kuat daripada kekuatan gigitan singa lho!

Seekor gorila betina bernama Koko diajari bahasa isyarat sejak umur 1 tahun, dan ketika usianya 40 tahun ia sudah bisa menggunakan 1.000 isyarat dan mengerti 2.000 kata bahasa inggris.

Pernah gak makan upil?

Sumber: IDN Times

Bentuk Asli Ikan Blobfish


Blobfish yang selama ini menjadi ikan yang banyak dibicarakan di internet karena bentuknya yang tampak seperti bengkak, lebar dan malas, sebenarnya cukup baru dalam dunia sains, tulis Ian Taylor untuk majalah BBC Science Focus.


Selain dijadikan meme dan mainan, ikan ini juga dijadikan emoji. Namun tidak banyak yang diketahui tentang hewan ini. Seperti apa habitatnya, apa yang dimakan, hingga bagaimana anakannya.

Istilah blobfish sendiri sebenarnya digunakan untuk menggambarkan berbagai spesies dalam spesies ikan Psychrolutidae.

Namun bagi banyak orang, blobfish adalah spesies khusus (Psychrolutes microporos), dengan spesimen pertama ditemukan oleh kapal peneliti di lepas pantai Selandia Baru pada 1983.

Baru satu dekade kemudian ikan ini diidentifikasi secara resmi.

Tetapi tetap saja masih banyak yang belum diketahui tentang makhluk laut ini, walaupun ditemukan sampel serupa dalam jaring ikan yang digunakan peneliti.

Ikan yang kelihatan bengkak dan licin seperti jeli ini dinobatkan sebagai hewan terjelek di dunia dalam jajak pendapat yang diadakan Ugly Animal Preservation Society, kelompok pelestari yang menyebut ikan ini perlu dilindungi.

Bentuk yang sering diangkat di internet ini, sebenarnya tidak demikian aslinya.

Spesies blobfish dapat ditemukan di kantung-katung terdalam laut di kedalaman antara 600 sampai 1.200 meter.

Di dasar laut seperti ini, tekanan bisa lebih dari 100 kali dari permukaan dan ikan ini bisa beradaptasi.

Tubuh ikan ini sangat licin dengan tulang lunak dan sangat sedikit otot.

Bila terjaring dan diangkat ke permukaan, dekompresi dapat membuat ikan ini melebar dan kulitnya melentur.

Di darat atau saat diangkat ke kapal, jaringan gelatin ikan ini tak mampu menopang tubuh sehingga menjadi seperti tak berbentuk lagi.

Ukuran blobfish biasanya kurang dari 30 sentimeter, dengan berat di bawah 2 kilogram.

Sumber: https://www.kompas.com/sains/read/2021/04/18/170000423/fakta-blobfish-ikan-wajah-gendut-yang-dijuluki-hewan-terjelek-sedunia?page=all