Bahan Bakar Alternatif yang Terbuat dari Bakteri E. Coli, Emas, dan Titanium


Bakteri Escherichia coli (E. coli) pastinya bukanlah makhluk yang anda harapkan hadir di kehidupan anda. Bakteri ini seringkali ditemukan pada makanan, sehingga menyebabkan sakit perut dan terkadang menimbulkan penyakit berbahaya. Namun, sekelompok peneliti dari Singapura telah berhasil menemukan cara untuk membuat E. coli bermanfaat bagi manusia. Bakteri ini kini menjadi katalis untuk sel bahan bakar hibrida terbaru yang mampu memisahkan hidrogen dari air dengan tingkat efisiensi yang luar biasa. Cara kerjanya dapat dilihat pada sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal NPJ Biofilms and Microbiomes.

Sel fotoelektrokimia (PEC) memanfaatkan energi surya untuk mengirimkan arus listrik melalui sampel air. Sel ini bereaksi dengan molekul air dan menyebabkan “pemisahan” kimia, menghasilkan beberapa molekul hidrogen dan ion oksigen-hidrogen. Sirkuit elektroda bermuatan negatif menarik hidrogen bermuatan positif, kemudian memisahkannya dari air. Proses ini disebut elektrolisis, dan terkadang disebut juga sebagai fotosintesis buatan.

Jika zat hidrogen ini dapat disimpan, maka di masa mendatang zat ini dapat dinyalakan dan dibakar untuk menghasilkan energi. Dengan demikian, sel PEC merupakan komponen kunci dari sel bahan bakar hidrogen. Sayangnya, sel PEC cenderung mengkonsumsi lebih banyak energi untuk menghasilkan gas hidrogen dibandingkan dengan jumlah gas hidrogen yang dihasilkan.

 
Sebuah microbial fuel cell (MFC) atau sel bahan bakar mikroba memiliki fungsi serupa, tetapi tidak menggunakan tenaga surya, melainkan menggunakan energi yang dihasilkan oleh bakteri untuk menciptakan arus listrik. MFC terbagi antara bagian rendah oksigen (anoxic) dan bagian kaya oksigen (oksik). Bahan bakar, dalam hal ini molekul kimia yang secara alami digunakan oleh bakteri untuk menghasilkan energi, dicampur dengan bakteri tertentu pada bagian anoxic.

Ketika bakteri menggunakan molekul kimia tersebut, keluarlah karbon dioksida bersama dengan elektron bebas dan proton. Proton keluar melalui sebuah membran yang terdapat pada salah satu sisi sel, sedangkan elektron tertarik menuju elektroda yang memiliki muatan berlawanan di sisi lain sel. Perbedaan ini menghasilkan sebuah tegangan yang kemudian menjadi arus di dalam sirkuit listrik. Ketika elektroda berinteraksi dengan proton pada bagian oxic, maka akan menghasilkan air.

Tim peneliti dari Nanyang Technological University di Singapura, menyadari bahwa sel PEC dan MFC dapat dikombinasikan untuk mendapatkan performa yang maksimal. Kemudian mereka membuat versi modifikasi dari sel PEC dan MFC. Sebuah kustomisasi dari gold-titanium oxide electrode system digunakan pada sel PEC, sehingga meningkatkan kemampuannya untuk menghantarkan listrik.

Bakteri E. coli.

E. coli dipilih sebagai bakteri MFC, dan membran mereka disuntikkan conjugated oligoelectrolytes (COEs), senyawa yang mampu meningkatkan kemampuan bakteri untuk mentransfer muatan listrik. Di dalam MFC, COEs pada dasarnya membawa muatan listrik dari bakteri menuju ke elektroda dengan lebih efisien dibandingkan dengan bakteri yang tidak dimodifikasi.

MFC kemudian bekerja seperti biasanya, tetapi energi yang dihasilkan ditransfer ke dalam sel PEC, dimana sel PEC ini sendiri telah memiliki energi yang dihasilkan dari tenaga surya. Pada akhirnya, energi yang dihasilkan oleh PEC-MFC hybrid (gabungan dari PEC dan MFC) ini dilaporkan 70 kali lebih besar dibandingkan dengan energi yang dihasilkan oleh PEC yang beroperasi sendiri.

Kemampuan teknologi hybrid ini mampu untuk mengelektrolisasi air pada PEC dengan sangat efisien. Dengan ukuran yang sama, kombinasi dari PEC dan MFC menghasilkan jauh lebih banyak hidrogen dibandingkan PEC saja. Meskipun teknologi hybrid ini belum tersedia secara komersial, namun penemuan ini merupakan sebuah batu lompatan untuk penemuan yang lebih besar lagi.


Diterjemahkan secara bebas dari:
http://www.iflscience.com/technology/new-hybrid-fuel-cell-made-e-coli-gold-and-titanium

Artikel ini dapat dicopy-paste atau disebarluaskan. Namun, selalu cantumkan http://bagikertas.blogspot.co.id/ sebagai sumber artikel.

Terima kasih telah berkunjung ke Bagi Kertas.
Like juga Facebook Page: Bagi Kertas
Follow Twitter: Bagi Kertas

2 komentar:

  1. AJOQQ menyediakan 8 permainan yang terdiri dari :
    Poker,Domino99 ,BandarQ,BandarPoker,Capsa,AduQ,Sakong,Bandar66 ( NEW GAME )
    Ayo segera bergabung bersama kami di AJOQQ :)
    Bonus : Rollingan 0.3% dan Referral 20% :)

    ReplyDelete
  2. agen365 menyediakan game : sbobet, ibcbet, casino, togel dll
    ayo segera bergabung bersama kami di agen365*com
    pin bbm :2B389877

    ReplyDelete